Juni 20, 2026, 23:56 WIB
Last Updated 2026-06-20T16:56:17Z

PSHT Cabang Sekadau Gelar Prosesi Pengsahan 37 Warga Baru

Advertisement


Gambar diambil sebelum prosesi sakral doa bersama oleh sejumlah warga PSHT 


Penakhatulistiwa.id (Sekadau) - 20 Juni 2026 – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sekadau pusat Madiun, telah menyelenggarakan acara pengesahan warga tingkat I tahun 2026 / 1448 Hijriyah. Kegiatan berlangsung secara khidmat di Aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sekadau, pada hari Sabtu, 20 Juni 2026.



Acara yang bernilai sakral ini dihadiri oleh sejumlah unsur pemangku kepentingan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pengurus pusat, antara lain: Kang Mas Yono  selaku perwakilan Ketua Dewan Pusat PSHT Madiun; Kanit Binmas Polsek Sekadau Hilir Aiptu Mulyadi, S.Pd mewakili jajaran kepolisian; Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sekadau, Apin; Pimpinan Pondok Pesantren Mambaul Khairat Ustadz Hismullah Anas; perwakilan Pondok Pesantren Hasan Al’Marwi Engkersik; serta Kepala Desa Sungai Ringin.



Dalam sambutannya, Ketua IPSI Kabupaten Sekadau Apin menyampaikan pengakuan, penghargaan, dan dukungan penuh terhadap keberadaan serta perkembangan PSHT di wilayah Kabupaten Sekadau.




“Saya sangat mengenal sejarah dan perkembangan PSHT, serta merasa bangga dengan kiprah panjang perguruan ini dalam dunia pencak silat nasional. PSHT telah berdiri sejak tahun 1922  jauh sebelum saya lahir,” ujar Apin di hadapan para calon warga dan seluruh undangan.



Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa nilai-nilai yang dipegang teguh dalam organisasi ini sejalan dengan akar budaya bangsa Indonesia. Secara historis, PSHT juga tercatat turut berperan penting dalam perjuangan mencapai kemerdekaan Republik Indonesia melalui pendirinya, Ki Hadjar Hardjo Oetomo.



“Harapan kami, bertambahnya jumlah anggota di Cabang Sekadau akan semakin memperkuat kontribusi nyata bagi kemajuan IPSI Kabupaten Sekadau, baik dalam pembinaan, pengembangan nilai, maupun peningkatan prestasi olahraga bela diri pencak silat,” tambahnya.



Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Kabupaten Sekadau Pusat Madiun, Aiptu Winarto, S.H.  yang akrab disapa Mas Win di lingkungan perguruan  melaporkan bahwa sebanyak 37 calon warga baru tingkat I resmi disahkan pada kegiatan tersebut. Sejak cabang ini didirikan pada tahun 2013, tercatat sudah ada lebih dari 550 warga yang tersebar di berbagai wilayah administrasi Kabupaten Sekadau.




“Setelah resmi menyandang status warga, kembangkanlah ilmu yang telah ditempa dan dipelajari di mana pun kalian berada. Hal ini selaras dengan ajaran pokok PSHT, yaitu mendidik manusia yang berbudi luhur serta mampu membedakan dengan tegas antara yang benar dan yang salah,” tegas Mas Win.




Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan doa tulus kepada seluruh pelatih yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam proses pembinaan. “Semoga seluruh pengabdian yang diberikan menjadi amal kebaikan yang diterima dan dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Kepada seluruh warga, saya berpesan agar senantiasa menjaga wibawa dan nama baik organisasi di tengah masyarakat,” ucapnya.



Mewakili Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Drs. H. R. Moerdjoko H. W., Kang Mas Yono menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada pengurus cabang Sekadau atas terselenggaranya pembinaan berkelanjutan hingga mencapai tahap pengesahan.

Dalam paparan cakupan perkembangan organisasi, Kang Mas Yono menyampaikan data resmi: “Sepanjang tahun ini, wilayah Kalimantan Barat telah mengesahkan sebanyak 857 warga baru yang berasal dari 14 cabang di berbagai kabupaten dan kota. Secara nasional, pada bulan Muharram 1448 Hijriyah / 2026 ini saja, jumlah warga baru yang disahkan di seluruh wilayah Indonesia mencapai lebih dari seribu orang. Apabila dirangkum sejak tahun 1992 hingga pertengahan tahun 2026, jumlah anggota PSHT Pusat Madiun di seluruh Indonesia telah menembus angka lebih dari 20 juta orang.”


Di bagian akhir arahannya, Kang Mas Yono berpesan agar para warga baru senantiasa istiqomah mengamalkan nilai dasar organisasi: berbudi luhur, berakhlak mulia, serta beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.


“Adik-adik telah berhasil menyelesaikan rangkaian materi pembinaan dengan kesungguhan dan semangat meluangkan waktu. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi dan menuntun langkah kalian. Teruslah menjaga nama baik organisasi sebagai amanah yang dibawa dan dibuktikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

 

Reporter: Iwan Soleh