Juni 19, 2026, 13:15 WIB
Last Updated 2026-06-19T06:15:52Z

Ponpes Hasan Almarwi Sekadau Gelar Haflatuttasyakur 49 Santri

Advertisement
Kiayi Ahmad Mafruddin bersama Kakan Kemenag kab Sekadau saat usai melepaskan santri tingkat SMK Amaliyah Kampus 2



Penakhatulistiwa.id (Sekadau) -  Pondok Pesantren Hasan Al‑Marwi yang berlokasi di Desa Engkersik, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menggelar acara Haflatuttasyakur sekaligus pelepasan santri lulusan berbagai jenjang pendidikan. Acara tersebut berlangsung di halaman ponpes Hasan Al Marwi Engkersik. Kamis (18/06/26)



Dalam kesempatan ini, sebanyak 49 orang santri dinyatakan lulus dan dilepaskan, yang terdiri dari: 14 siswa SMK Amaliyah kampus 2, 20 siswa setingkat SMP/ Madrasah Tsanawiyah, serta 15 siswa Madrasah Diniyah Salafiyah Al Mursyid setingkat madrasah ibtidaiyah (MI).




Dalam kegiatan tersebut, Abah Ahmad Mafruddin pengasuh pondok pesantren Miftahul Hidayah Balai Karangan sekaligus penasehat pondok pesantren Hasan Al Marwi. menyampaikan pesan dan dorongan semangat kepada para santri untuk terus menempuh pendidikan di lingkungan pesantren, baik pada jalur pendidikan formal maupun pendidikan swasta/pesantren.



Menurutnya, penguasaan ilmu yang seimbang dan mendalam di kedua bidang itu akan membentuk generasi yang berkualitas, berkarakter kuat, dan kelak mampu mewarnai kemajuan bangsa serta memberikan kontribusi positif di berbagai bidang kehidupan.




Dikesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau Damsir S.Ag. turut menyampaikan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat muslim untuk bersatu padu dan bergotong royong dalam memajukan pendidikan Islam.



"Upaya kebersamaan ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan serta memperluas akses pendidikan yang bermutu hingga menjangkau seluruh pelosok wilayah di Kabupaten Sekadau," ujar Damsir




Ditekankan pula bahwa pendidikan Islam yang kokoh dan tersebar merata merupakan fondasi utama dalam membentuk masyarakat yang berakhlak mulia, berilmu luas, tangguh menghadapi tantangan zaman, serta turut memperkokoh persatuan dan kemajuan daerah.

 



Sementara itu kepada media ini Ustad Agus Ari selaku pengasuh Ponpes Hasan Al Marwi mengungkapkan bahwa madrasah Diniyyah salafiyyah Al Mursyid merupakan pendidikan khas salafiyyah yang berorientasi pada kitab-kitab kuning dengan mengikuti kurikulum pondok pesantren salafiyah di Jawa dengan jenjang pendidikan SP (Sekolah persiapan) 2 tahun , ibtidaiyah 4 tahun dan Tsanawiyah 3 tahun


(Tim)