PENA KHATULISTIWA
Januari 08, 2023, 19:58 WIB
Last Updated 2023-01-08T12:58:49Z

Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Karya Bakti Pembersihan Puing-Puing Pasca Bencana Longsor

Advertisement

 


Penakhatulistiwa.id. (Sambas) - Bencana banjir yang terjadi di Dusun Sei Nau Desa Kaliau menyebabkan Rumah milik Bapak Buyini dan bapak Dorani terkena dampak longsor sehingga mengakibatkan rumah yang bersangkutan tenggelam, 

Wujud kepedulian terhadap musibah yang dialami warga tersebut Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha melaksanakan karya bhakti pembersihan puing-puing bekas rumah tersebut yang terkena longsor. Bertempat di Jalan Pararel Perbatasan Dusun Sei Nau, Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.


Demikian disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Minggu, 8 Januari 2023.


Dansatgas mengatakan," Bencana banjir yang terjadi di Dusun Sei Nau Desa Kaliau tersebut berasal dari aliran perbukitan yang meluap sehingga mengakibatkan Rumah milik Bapak Buyini dan bapak Dorani terkena dampak longsor sehingga mengakibatkan rumah yang bersangkutan tenggelam."Ujar Dansatgas.


Dikatakannya," Anggota Pos Gabma Sajingan dan anggota Pos Koki Sajingan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha dipimpin Sertu Y. Deri Damara beserta 9 (Sembilan) orang anggota bahu membahu saling bergotong royong Bersama Masyarakat, TNI-Polri, tim BNPB dan Mahasiswa KKN Untan melaksanakan kegiatan karya bhakti pembersihan dan pembongkaran puing-puing rumah yang terkena longsor tersebut." Imbuhnya


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, personil Pos Gabma Sajingan dan anggota Pos Koki Sajingan kepala dusun sei nau, kades kaliau bapak petrus, Camat Sajingan Besar Bapak Abertus, Brigadir Yohanes, Bhabinkamtibnas Sei Nau, Mahasiswa KKN UNTAN. 


"Dengan berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 (delapan) wajib TNI, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasinya. Poin terakhir 8 (delapan) wajib TNI yang berbunyi, "menjadi contoh dan mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya". Dengan demikian, sikap tanggap tersebut adalah salah satu wujud nyata membantu kesulitan masyarakat."Ujarnya.


Kami berkomitmen dari awal masuk dalam penugasan, pada setiap kegiatan Satgas Pamtas juga akan lebih fokuskan untuk membantu masyarakat perbatasan di sekitar wilayah binaan masing-masing Pos agar terciptanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang sudah lama kita jalin dengan baik semakin erat dan kuat.

(Pen Satgas Pamtas Yonif 645/GTY).

 

Reporter: Fernando M.