Advertisement
![]() |
| Santri Hasan Al'Marwi dari berbagai tingkatan usai ziarah ke makam YM Sultan Anum. |
Penakhatulistiwa.id (Sekadau) – Selasa, 23 Juni 2026. Sejumlah santri Pondok Pesantren Hasan Al’Marwi Engkersik melaksanakan ziarah ke situs bersejarah Makam Kesultanan Kusuma Negara, yang berada di kompleks pemakaman Muslim di belakang Keraton Kusuma Negara, Kabupaten Sekadau.
Menurut Ustadz Agus Ari, Pengasuh Ponpes Hasan Al’Marwi Engkersik, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kepada para santri sosok YM Sultan Anum, seorang tokoh ulama sekaligus pemimpin Kesultanan pada masanya.
“Kami jelaskan kepada santri bahwa Kabupaten Sekadau pernah dipimpin oleh seorang ulama karismatik sekaligus pemimpin yang bijaksana, yaitu YM Sultan Anum. Oleh karena itu, kami mengajak mereka berziarah langsung ke makam beliau,” ujarnya yang akrab disapa Abah Agus oleh para santri.
Melalui pengenalan sejarah Kesultanan yang kental dengan nilai-nilai Islam ini, diharapkan para santri dapat memahami bagaimana ajaran Islam menyatu dalam budaya dan kearifan lokal daerah.
“Kami sangat mengagumi perkembangan Islam pada masa itu. YM Sultan Anum mampu menyebarkan ajaran Islam di tengah keberagaman budaya, padahal sarana dakwah saat itu belum secanggih sekarang,” tambah Abah Agus.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keteladanan paling berharga dari sosok Sultan Anum adalah sikap adilnya terhadap seluruh rakyat, meskipun terdapat perbedaan keyakinan di tengah masyarakat.
“Di sinilah pentingnya ziarah ini, untuk memperluas wawasan para santri mengenai moderasi beragama di tengah keberagaman,” tegasnya.
“Semoga Ponpes Hasan Al’Marwi beserta seluruh santri mendapatkan keberkahan, serta dapat melanjutkan semangat perjuangan dakwah yang telah dicontohkan YM Sultan Anum di Kabupaten Sekadau,” tutupnya.
Sebelum melaksanakan ziarah, para santri Hasan Al’Marwi Engkersik juga turut menghadiri Haflah Akhirusanah di Ponpes Nurul Hikmah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperoleh keberkahan, serta mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan dan sesama santri sebagai sarana memperluas wawasan keilmuan.
.jpg)