Advertisement
![]() |
| Foto tangkapan layar bagian dari video klip single jangan marah (Reels FB Ario Setiawan) |
Penakhatulistiwa.id (Jakarta) - Ario Setiawan Hadirkan Ini Lebaran (Jangan Marah), Lagu Lebaran yang Mengajak Indonesia Saling Memaafkan.
Seperti dikutif pada laman diskripsi YouTube Ario Setiawan, Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran dan dinamika kehidupan yang sering kali dipenuhi ego serta salah paham, penyanyi Ario Setiawan menghadirkan sebuah karya yang menyentuh relung hati: “Jangan Marah”.
Single bernuansa adat melayu ini resmi dirilis pada 3 Maret 2026 dan digadang-gadang menjadi salah satu lagu Lebaran yang paling emosional tahun ini.
“Jangan Marah” bukan sekadar lagu religi musiman. Ia adalah refleksi mendalam tentang hubungan antarmanusia, tentang luka kecil yang dibiarkan tumbuh, tentang gengsi yang menghalangi maaf, dan tentang keberanian untuk kembali membuka hati.
Dengan balutan aransemen yang syahdu dan megah, lagu ini menghadirkan atmosfer haru yang begitu lekat dengan tradisi Idul Fitri di Indonesia. Dentingan instrumen tradisional berpadu dengan sentuhan produksi modern, menciptakan harmoni yang terasa klasik sekaligus relevan. Lagu ini dikomposeri oleh Aldi Nada, yang juga menjadi pencipta bersama Ario Setiawan. Proses kreatif keduanya melahirkan karya yang jujur dan personal, namun mampu mewakili perasaan banyak orang.
“Kadang yang sulit bukan meminta maaf, tapi menurunkan ego. Lewat lagu ini, saya ingin mengajak semua orang untuk pulang dengan hati yang bersih,” ungkap Ario Setiawan.
“Akhirnya setelah sekian lama di rencana kan untuk punya single bertema religi, tahun ini bisa di wujudkan, semoga karya ini jadi pembuka karya karya selanjut nya .“ tambahnya lagi.
Dari sisi produksi, Proyek ini berada di bawah arahan AzharKader.
dan dirilis melalui label Magic No7, yang konsisten mendukung karya-karya bermuatan pesan mendalam. Secara musikal, “Jangan Marah” membawa nuansa yang tidak hanya nostalgik, tetapi juga menyentuh sisi spiritual dan kemanusiaan. Lagu ini diprediksi akan menjadi pengiring perjalanan mudik, momen sungkeman, hingga suasana hangat berkumpul bersama keluarga.
Di tengah industri musik yang didominasi tren cepat dan viralitas sesaat, “Jangan Marah” hadir sebagai pengingat bahwa musik tetap menjadi medium paling kuat untuk menyampaikan pesan tentang cinta, maaf, dan persatuan.
Ario Setiawan sendiri adalah vokalis band Lyla yang mulai bergabung pada 9 Februari 2020, menggantikan Indra Perdana Sinaga yang berpindah ke ADA Band.
Pengalaman Karier Sebelum Bergabung Lyla. Pada 2015, ia mengikuti ajang pencarian bakat X-Factor Indonesia.
Tahun 2016, ia berpartisipasi dalam The Voice Indonesia Season 2, masuk tim Agnez Mo dan berhasil mencapai babak semifinal. Selain menyanyi, ia juga mahir bermain gitar dan piano, serta sering memamerkan suaranya melalui media sosial.
Debut pertamanya sebagai vokalis Lyla berlangsung pada 22 Februari 2020 di Pangkal Pinang.
Setelah bergabung, ia turut berkontribusi dalam karya band, seperti merilis single Jatuh Cinta Sendiri (2020), Sholawat Badar (2020), Terlalu Baik (2021), 123 feat Chika Jessica (2022), dan Belum Bosan feat Aldi Taher (2024). Pada awalnya, ia mengaku merasa kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain band, namun setelah melakukan evaluasi bersama personel Lyla, ia semakin terbiasa dengan perannya.
Berikut link YouTube:
https://youtu.be/mHEOD1owfps?si=3b6vQwshJAXXUs2_
