Advertisement
![]() |
| Yodi Setiawan |
Penakhatulistiwa.id (Sekadau) - Kelangkaan Elpiji subsidi 3 kg masih terjadi di kabupaten Sekadau meski libur natal dan tahun baru telah usai.
Beberapa masyarakat mengeluhkan kelangkaan gas Elpiji 3 Kg dibeberapa wilayah di Sekadau, harganya pun bahkan mencapai 40 ribu rupiah.
Menanggapi hal tersebut anggota DPRD kabupaten Sekadau fraksi Gerindra meminta pemerintah agar segera melakukan langkah serius untuk mengatasi masalah ini.
Yodi juga mendesak pemerintah agar memanggil Pertamina cabang Sintang yang bertanggung jawab atas distribusi Elpiji melon 3 kg kepada pangkalan di Sekadau.
"Panggil Pertamina cabang Sintang, karena mereka membawahi distribusi Elpiji 3 Kg di Sekadau. Panggil juga pemilik-pemilik pangkalan di Sekadau," kata Yodi kepada media ini. Selasa 6 Januari 2026.
Yodi juga menyoroti izin-izin pangkalan di Sekadau agar di evaluasi bila terbukti melakukan pelanggaran dalam pendistribusian Elpiji kepada masyarakat.
"Pemkab harus segera bertindak. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memonopoli dan mengambil keuntungan dari penjualan gas Elpiji tersebut," timpal Yodi
