November 23, 2021, 20:11 WIB
Last Updated 2021-11-23T13:11:01Z

Kajari Sekadau Bentuk Tim Pakem, Antisipasi Isu Aliran Kepercayaan & Agama

Advertisement
PENAKHATULISTIWA.ID, (SEKADAU)-
Kejaksaan Negri(Kejari) Sekadau, Kalimantan Barat, Menggelar Rapat Kordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat(Pakem)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danramil 1204/15 sekadau hilir, yang juga merupakan perwira penghubung Dandim 1204 sanggau - sekadau, perwakilan Kemenag, pejabat Polri dari Polres Sekadau Serta perwakilan Forum Komunikasi Lintas Umat Beragama(FKUB). di aula Kejaksaan Negri Sekadau. Selasa(23/11/21)

"Kami dari kejari sekadau mengadakan rapat kordinasi pengawasan aliran kepercayaan dan agama atau Pakem, bersama dengan lintas instansi, Maksud dan tujuan kami mengadakan rapat ini yaitu pertama kita silaturahmi antar instansi, kemudian kordinasi berkaitan dengan intelejen kusunya di Pakem," jelas Zein Yusri Munggaran, SH, MH.

Dari 2 hal tersebut, lanjut Zein Yusri Munggaran, tentunya kita akan membuat program kerja kedepan, yang berkaitan dengan Pakem, Jadi pada intinya saya selaku Kajari Sekadau telah membentuk tim Pakem yang terdiri dari berbagai unsur, yaitu dari TNI, Polri,BIN(Badan Intelejen Negara) Kemenag, dan perwakilan dari FKUB,

Dasarnya kita membentuk tim ini adalah ada peraturan Jaksa Agung RI nomor 019/A/JA/09/2015 tentang tim kordinasi pengawasan dimana Kejari membentuk tim Pakem untuk kabupaten atau kota dimana Kejari selaku kepala tim pakem, unsurnya antara lain TNI, Polri, BIN kemenag, dan FKUB," jelasnya

"Kemudian kita sudah membentuk keputusan lewat surat Kajari kep 33/01.20/DSP.1/11/2020 tentang pembentukan tim kordinasi," pungkasnya

Zein Yusri Munggaran, selaku Kajari juga menambahkan, sejauh ini kabupaten sekadau masih nihil kasus terkait Aliran Kepercayaan, meski demikian menurutnya instansi terkait tak boleh terlena, mengingat di era moderen ini tak ada yang tidak mungkin, sebab menurutnya kejadian yang sempat viral di Kabupaten Sintang beberapa waktu lalu sudah cukup untuk mengingat agar pihak terkait perlu mengantisipasi hal tersebut.

"Alhamdulilah di Sekadau sejauh ini tidak ada kasus tentang Aliran Kepercayaan, masih adem ayem, meski demikian bukan berarti kita terlena, maka dari itu kita bentuk Tim Pakem ini sebagai antisipasi," jelas Pria Berdarah Sunda ini

Terahir, dirinya berharap Kabupaten Sekadau, tetap kondusif seperti saat ini, 

Penulis: Iwan Soleh