November 18, 2021, 19:25 WIB
Last Updated 2021-11-18T12:25:09Z

Bkkbn Rohul Gelar Sosialisasi Bahaya Stunting, Di Desa Suligi

Advertisement
PENAKHATULISTIWA.ID, (ROKAN HULU)-Bkkbn Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Menggelar Sosialisasi Sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting, bertempat di kantor Desa Suligi, Kacamatan Pendalian IV Koto. Kamis(18/11/21)

Kegiatan dihadiri oleh kader-kader dari kampung KB, Kepala Dusun se-Desa Suligi,Kepala Desa(Kades) Suligi, Yoyon Yulistion, Camat Pendalian IV Koto, Afkar S.Sos

Dalam sambutannya, Kades Suligi, Yoyon Yulistion, mengajak masyarakat untuk menyimak dengan seksama, materi dan pemaparan dalam sosialisasi tersebut. Ia juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran tim sosialisasi dari dinas kabupaten yang senantiasa gencar melakukan sosialisasi terkait bahaya Stunting bagi prtumbuhan anak.

"kami ucapan terimakasi atas kedatangan dari team dari kabupaten,semoga akan mbawa kemajuan di desa Suligi ini, yang kita ketahui Stunting atau terlambatnya pertumbuhan pada anak dan bayi dikarenakan kurangnya pengetahuan terhadap gizi bagi anak,"

Sementara itu, Afkar, Camat Pendalian IV Koto, turut mengapresiasi atas antusias para kader, kampung KB yang senantiasa menjadi pelopor sosialisasi door to door kepada masyarakat

"Bahaya stunting, sudah menjadi momok bagi orang tua, untuk itu stunting dapat di cegah ketika anak masih usia dini, namun karna keterbatasan pengetahuan orang tua terhadap Gizi, maka dengan gencar sosialisasi ini akan dapat menambah pengetahuan kita semua," jelas Camat

"Terimakasih banyak, saya ucapkan kepada bapak-bapak dan Ibu-ibu peserta," ucapnya

Team dari kabupaten, tambah Camat Afkar,  akan memberikan sosialisasi stunting kepada kita semua yang sama-sama kita harapkan untuk  kedepan, kita semua bisa menjadi kampung KB yang berkwalitas, kita berkomitmen untuk menekan stunting ini dan akan terpenuhi sebelum tahun 2024 Kita berharap dengan tercapainya program ini semoga anak-anak sebagai generasi penerus akan tumbuh sehat berguna bagi nusa dan bangsa dilandasi akhlak yang mulia" tutupnya

Ahmad Zakia Varis dalam acara intinya menyampaikan bahwasannya yang dulunya, Kampung KB adalah Kampung Keluarga Berencana, namun sekarang Kampung Keluarga Berkwalitas, Untuk Logo KB dulunya "dua anak cukup" kalau sekarang "Dua anak lebih sehat"  

Qomariah, SE selaku ketua team sosialisasi dari kabupaten merasa bersyukur karena program yang dilaksanakan sesuai dengan yang di harapkan dan kader dari desa Suligi cepat tanggap. 

"Dihari kedepan kita akan adakan pelatihan tingkat kecamatan dr BKKBN kabupaten,dan saya juga mersa puas karena masyarakat desa Suligi dari kadernya, kadesnya sangat antusias untuk mengikuti sosialisasi dan menyambut program-program dari kabupaten.Kader-kadernya juga aktif.Program apapun program yang kami sampaikan mereka cepat tanggap"katanya. 

Komsiyah selaku ketua Kampung KB juga merasa swnang karena team dari kabupaten mau turun langsung memberikan sosialisasi 

"Bagus lah, sangat membantu, karena ada bimbingan serta sosialisasi langsung kami"kata Komsiyah

Penulis: Muryono
Editor: iwan soleh