PENA KHATULISTIWA
Oktober 22, 2021, 10:17 WIB
Last Updated 2021-10-22T03:17:42Z
Kalbarragam

Pererat Silaturahmi, TBBR Kunjungi Pangdam

Advertisement

Ketum TBBR memberikan cinderamata kepada Pangdam XII Tpr

PENA KHATULISTIWA (PONTIANAK) -  Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) melakukan audiensi dan silahturahmi dengan Kodam XII Tanjungpura, Kamis (21/10). Kehadiran TBBR diterima langsung oleh Mayjend TNI Sulaiman Agusto, Pangdam XII Tanjungpura. 


Dalam audiensi dan silahturahmi tersebut, ketua umum TBBR Agustinus  didampingi oleh penasihat TBBR, Timotius, Kepala Divisi Humas DPP TBBR Moses Thomas dan Sekjen TBBR Amandus. 


Ketum TBBR, Agustinus menyampaikan kedatangan TBBR ke Makodam untuk memperkuat sinergitas dalam membangun Indonesia yang berbudaya, beradat, adil dan bermartabat.


"Kita ingin agar adat, budaya dan kearifan lokal yang merupakan kekayaan bangsa di dalam keberagamanan dapat mengangkat martabat bangsa Indonesia. Selain itu, kita ingin mendukung program pemerintah pusat dan daerah untuk membangun Indonesia agar berjalan dengan baik dan cepat demi pembangunan yang adil dan merata bagi rakyat Indonesia dalam bingkai NKRI," ujar Agustinus. 


Agustinus menambahkan, TBBR sebagai bagian dari instrumen masyarakat memiliki kewajiban untuk mengawal semua proses pembangunan nasional dan memberikan penyadaran bagi seluruh masyarakat agar mempercepat Indonesia keluar dari semua persoalan yang dialami saat ini. 


Kepala Divisi Humas DPP TBBR Moses Thomas mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan yang adil, merata dan berkualitas serta menuju Indonesia yang bermartabat, dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan seperti seminar dan berbagai kegiatan dengan strategi maupun kerjasama untuk mengatasi beragam persoalan bangsa. Salah satunya adalah miras dan narkoba yang saat ini menjadi keprihatinan bersama. 



Penasihat TBBR, Timotius menyampaikan masukan dan saran agar putra daerah, khususnya masyarakat adat Dayak diberi kesempatan untuk menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia. 


"Putra - putri Dayak merupakan warga negara Indonesia yang perlu mendapatkan prioritas karena memiliki hak yang sama dalam pembelaan negara," Tegas Timotius. 


Timotius juga menyampaikan   masukan terkait peladang tradisional yang saat ini menjadi perbincangan hangat di Kalimantan. 


Dia menambahkan, kearifan lokal masyarakat adat Dayak yang dilakukan oleh peladang tradisional agar dilindungi oleh negara dan mendapat keadilan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dengan cara berladang.


Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto menyambut baik kehadiran TBBR yang telah berperan aktif dalam membantu mengawal program pemerintah dan bisa  bekerja sama serta membangun sinergitas dengan TNI. Hasil audiensi ini, kata Pangdam, merupakan masukan bagi TNI agar semua program dan kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat. 


"Semua ini merupakan pemikiran yang positif untuk kebaikan kita bersama dalam membantu dan melindungi masyarakat sesuai dengan kewajiban TNI," tutur Pangdam.


Audiensi dan silahturahmi ini ditutup dengan foto bersama dan dilakukan pertukaran cenderamata antara TBBR dengan Kodam XII Tanjungpura.*


BGP