Publisher
Januari 30, 2021, 20:18 WIB
Last Updated 2021-01-30T13:18:14Z
BeritaKalbarSanggau

Paolus Hadi: Tanggal Pelantikan 72 Kades tersebut Akan Ditetapkan

Advertisement
Bupati Sanggau, Paolus Hadi. (Foto: Istimewa)

SANGGAU, PENAKHATULISTIWA.ID - Saat ditemui setelah selesai acara serah-terima Rumah Melayu Kabupaten Sanggau kepada DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau, kepada awak media Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan bahwa tanggal pelantikan 72 Kades tersebut akan ditetapkan.

Pelantikan 72 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pilkades serentak 19 Desember 2020, akhirnya terjawab. Sempat dijadwalkan pada 4 Februari 2021, namun hal itu urung dilakukan.


“Kemarin pelantikan Kepala Desa sempat dijadwalkan tanggal 4 Februari, tapi itu belum final. Yang final sekarang tanggal 11 Februari. Saya akan lantik sekaligus, di halaman kantor Bupati. Bupati langsung melantiknya selama 72 orang,” kata dia, Sabtu (30/1/2021).

Halaman kantor Bupati Sanggau dipilih lantaran tempat terbuka dan bisa menampung cukup banyak orang dan dapat menerapkan protokol kesehatan.

“Para Kades dirapid tes, kemudian pasangannya. Tentunya halaman kantor bupati, kalau mau dipaksa-paksa 1000-an orang masuk. Jadi menurut protokol kesahatan 200-an orang tidak masalah dan diatur jarak serta tetap jalani 3M,”  Paolus Hadi.

Para Kades yang akan dilantik nanti hanya diizinkan membawa isteri (pasangannya). Selain itu juga ada Forkompimda dan undangan lainnya.

“Kalau ada anggota keluarga (dari Kades yang akan dilantik), nonton dari jauh, tapi tidak kita izinkan datang sekampung-kampung. Kita berharap mereka cepat melakukan pemeriksaan (rapid test). Saya percaya orang Sanggau sehat lah ya,” ujarnya.

 PH menegaskan lokasi pelantikan tidak akan pindah. Mestipun turun hujan, karena kondisi cuaca yang sekarang seperti itu, tunggu sampai hujan mereda.

“Kalau memang hujan, kita lihat, sampai cuaca bagus. Saya mau virtual, tapi psikologinya mengatakan mereka bangga kalau dilantik langsung Bupati kantor Bupati saja. Jadi pilihannya di halaman. Kalau di tempat yang luas untuk 200-300 orang kita tak berani mengizinkan di satu ruangan,” pungkasnya.

(BN/EY)