Advertisement
PENA KHATULISTIWA (SEKADAU) - Khidmat Murni tanpa embel-embel, itulah yang melekat erat pada sosok Ibnu Farid Sidik.
Kerap di panggil GUS FARID, santri NU tulen asli Kalimantan Barat yang cukup lama telah mengenyam pendidikan agama Islam di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri Jawa Timur.
Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang tidak diragukan lagi serta eksistensi dan konsistensi militansi yang dijalaninya, Gus Farid yang juga pengasuh pondok pesantren NHM Sekadau ini tergerak hadir dan serius untuk NU Kabupaten Sekadau.
Dukungan mengalir tidak hanya dari keluarga besar NU Sekadau sampai di akar rumput, lebih-lebih dukungan dari lembaga dan sahabat-sahabat alumninya ikut menguatkan hatinya untuk berbuat di tubuh organisasi _Bintang Sembilan_ di Kabupaten Sekadau.
"NU Besar, Kita Hanya Bagian Kecil Yang Berharap Pada Doa dan Berkah dari Muassis NU yang di wujudkan dengan ikut serta mengurusi NU dengan amanah dan penuh tanggung jawab" tegas Gus Farid.
Telah diketahui bahwa SK PCNU Sekadau telah berakhir pada tanggal 4 Desember 2025. Namun sampai habisnya masa khidmat tidak ada pengajuan pelaksanaan Konferensi.
Maka secara otomatis, PBNU melakukan Karateker Kepengurusan dan dengan segera akan dilaksanakan pemilihan melalui Konferensi Cabang NU Kabupaten Sekadau.*
*r/Igun

