November 12, 2025, 13:10 WIB
Last Updated 2025-11-12T06:14:34Z

Dewan Soroti Pencurian Dengan Kekerasan di Sekadau, Minta Polisi Usut Tuntas

Advertisement

 

Polisi saat mendatangi rumah S korban pencurian di Sekadau 


Penakhatulistiwa.id (Sekadau) - Peristiwa mengerikan yang mungkin sulit dilupakan oleh seorang  berinisial (S) warga yang merupakan ibu rumah tangga di Jalan Keling Kumang, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan sekitar pukul 19.00 wib (11/11/25)



Peristiwa itu bermula saat  S, didatangi mobil Avanza hitam berisi empat pria. Tiga di antaranya mengenakan masker, sementara satu orang lainya tidak. Datang dalam kondisi hujan, mereka mengaku diminta oleh seseorang berinisial AF yang merupakan mertua korban untuk mengambil beras di rumah tersebut.




Namun, ketika korban mencoba memastikan kebenaran informasi itu kepada mertuanya, salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis arit kecil dan mengancam korban agar tidak berteriak. Arit tersebut sempat melukai paha korban hingga mengalami luka ringan. Pelaku juga mengancam akan melukai kedua anak korban jika berteriak.



Sementara dua pelaku lainnya mengambil sejumlah barang berupa satu karung gula 50 kilogram, 80 kilogram beras merek Zamrud, serta 14 karung beras SPHP kemasan 5 kilogram. Setelah itu, para pelaku melarikan diri ke arah Jalan Merdeka Selatan (arah jalan rawak)



Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kasi Humas IPTU Triyono membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa keterangan korban dan sejumlah saksi.



“Setelah mengetahui kejadian tersebut, personel piket fungsi yang dipimpin oleh Pamapta III Aipda Oky langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polres Sekadau,” ujar IPTU Triyono, Rabu (12/11).



“Saat kejadian, korban S berada di rumah bersama suaminya yang merupakan penyandang tuna wicara serta dua anaknya yang masih kecil. Ketiganya berada di dalam kamar ketika para pelaku datang dan mendatangi rumah tersebut,” terang IPTU Triyono.



Ia menegaskan, pihak kepolisian terus mendalami kasus ini dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap para pelaku. IPTU Triyono juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, serta meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.



“Kami meminta dukungan masyarakat dan mengimbau agar segera melapor melalui layanan darurat 110 Polri apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” tutupnya.



Menanggapi peristiwa ini anggota komisi II DPRD Sekadau Yodi Setiawan meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut, serta memastikan keamanan warga dan tidak menimbulkan ketakutan bagi warga



"Kita apresiasi responsif pihak kepolisian dalam peristiwa ini. Kita juga meminta agar kepolisian mengusut kasus ini dan memastikan keamanan warga," ujar Yodi kepada media ini Rabu 12 November 2025



Yodi menegaskan kejadian tersebut patut menjadi kewaspadaan bersama sebab sangat membahayakan serta mengganggu ketenangan warga



"Yang seperti ini sangat bahaya, apalagi sampai mengancam keselamatan, usut tuntas dan beri tindakan yang tegas, kami dukung kepolisian," pungkas Yodi

(Tim)